FAQ Cabang

FAQ

1. Cara membuat daerah cabang.
Q : Bagaimana caranya membuat daerah cabang, apakah bisa?
A : Bisa, setelah kita membuka menu cabang baru di situ ada form untuk pengisian cabang baru yaitu ada nama cabang, negara, provinsi, kota lalu kita klik tombol tambah setelah itu akan muncul religon maka kita tentukan 3 (tiga) titik yang berdekatan untuk membuat derah cabangnya maka ketiga titik tersebut akan terhubung, setelah terhubung kita sudah bisa meyimpannya.

2. Tidak bisa tarik data dari mesin.
Q : Mengapa tidak bisa Tarik data dari mesin ?
A : Pastikan konfigurasi IP nya sudah benar, dan pastikan IP mesin diinput pada device, pastikan Port benar, port bawaan adalah 4370. Harus instal SDK, pastikan status mesin absensi Connected atau Disconnected. Selain itu ada kemungkinan firewall memblokir transaksi data antara mesin dan APS.

3. APS sedang terkoneksi dengan mesin.
Q : Jika APS sedang terkoneksi dengan mesin, apakah kita dapat melakukan absensi secara langsung ?
A : Tidak. Begitu juga dengan karyawan diharapkan agar tidak melakukan absen selama proses tarik data, karena APS sedang terkoneksi dengan mesin, maka harus disconnect terlebih dahulu barulah karyawan dapat melakukan absensi pada mesin.

4. Pergantian port pada mesin.
Q : Port yang selama ini digunakan adalah 4370, apakah Port No bisa diganti ?
A : Port bisa diganti apabila mesin absensi mendukung fitur penggantian Port No.

5. Tidak bisa melakukan koneksi ke mesin absensi.
Q : Apa yang menyebabkan mesin absensi tidak bisa terkoneksi dengan APS padahal IP / Default Gateway pada mesin sudah terisi ?
A : 1. Pastikan mesin absensi dan komputer terhubung dengan kabel LAN. Lalu lakukan pemeriksaan koneksi dengan mengetikkan “ping xxx.xxx.xxx.xxx” pada menu command prompt di komputer Anda, di mana xxx adalah alamat IP mesin absensi. Jika statusnya menampilkan reply maka, mesin absensi dan komputer sudah terhubung. Jika tidak ada reply, pastikan segmen IP berada pada jaringan yang sama. Misal IP mesin absensi terisi 192.168.1.201 maka IP komputer harus 192.168.1.xxx, di mana xxx boleh diisi dari 1 – 254. ALAMAT IP TIDAK BOLEH SAMA. Jika masih belum terkoneksi juga, pastikan perangkat keras sampai kabel dalam kondisi yang layak pakai. 2. Jika status device juga belum terkoneksi, lakukan instalasi ulang SDK. Dalam hal ini disarankan memakai BIOSDK.

6. Koneksi ke IP 2
Q : Apakah mesin yang sudah terkoneksi dengan IP 1 dapat dikoneksikan lagi dengan IP 2 ?
A : Tidak bisa, karena mesin yang sudah terkoneksikan dengan IP 1 harus terlebih dahulu disconnect sebelum melakukan pengkoneksian ke IP 2.

7. Com no Mesin
Q : Darimana kita dapat mengetahui Com No Mesin yang harus diisi ?
A : Dapat dilihat pada komputer yang terkoneksi dengan mesin absensi melalui kabel USB. Adapun caranya dengan Klik kanan My Computer Pilih Manage.
Lalu pilih opsi Device Manager, kemudian pilih Ports (COM & LPT). Perhatikan perubahan yang ada di sana dengan mencabut dan menyambungkan kembali mesin absensi dengan kabel USB. Gambar berikut menerangkan mesin absensi yang terhubung memiliki Com No 1.