{"id":1118,"date":"2023-08-28T14:57:17","date_gmt":"2023-08-28T07:57:17","guid":{"rendered":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/?p=1118"},"modified":"2024-12-30T17:07:18","modified_gmt":"2024-12-30T10:07:18","slug":"barang-komplementer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/barang-komplementer\/","title":{"rendered":"Barang Komplementer Adalah: Diagram, Rumus dan Contohnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-size: 16px;\">Barang komplementer adalah barang-barang yang biasa dikonsumsi atau digunakan bersama. Pengertian barang komplementer biasanya dibahas pada ilmu ekonomi.<\/span><\/p>\n<p>Berbeda dengan barang subtitusi yang keberadaannya justru malah menggantikan fungsi barang lain. Barang komplementer tidak dapat dikonsumsi atau digunakan tanpa barang lain.<\/p>\n<p>Pada artikel ini OTP akan membahas tentang apa itu barang komplementer, diagram, dan contohnya.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_69_1 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-custom ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/barang-komplementer\/#Apa_Itu_Barang_Komplementer\" title=\"Apa Itu Barang Komplementer?\">Apa Itu Barang Komplementer?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/barang-komplementer\/#Pengertian_Barang_Komplementer_Menurut_Para_Ahli\" title=\"Pengertian Barang Komplementer Menurut Para Ahli\">Pengertian Barang Komplementer Menurut Para Ahli<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/barang-komplementer\/#Mokhtari_H_2018\" title=\"Mokhtari, H. (2018)\">Mokhtari, H. (2018)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/barang-komplementer\/#Dr_M_Suparmoko_MA_2007\" title=\"Dr. M. Suparmoko, M.A (2007)\">Dr. M. Suparmoko, M.A (2007)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/barang-komplementer\/#Imamul_Arifin_2007\" title=\"Imamul Arifin (2007)\">Imamul Arifin (2007)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/barang-komplementer\/#Bambang_Widjajanta_2007\" title=\"Bambang Widjajanta (2007)\">Bambang Widjajanta (2007)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/barang-komplementer\/#Eeng_Ahman_2007\" title=\"Eeng Ahman (2007)\">Eeng Ahman (2007)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/barang-komplementer\/#Mila_Saraswati_dan_Ida_Widaningsih_2008\" title=\"Mila Saraswati dan Ida Widaningsih (2008)\">Mila Saraswati dan Ida Widaningsih (2008)<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/barang-komplementer\/#Diagram_Barang_Komplementer\" title=\"Diagram Barang Komplementer\">Diagram Barang Komplementer<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/barang-komplementer\/#Pengaruh_Perubahan_Harga_Terhadap_Barang_Komplementer\" title=\"Pengaruh Perubahan Harga Terhadap Barang Komplementer\">Pengaruh Perubahan Harga Terhadap Barang Komplementer<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/barang-komplementer\/#Contoh_Barang_Komplementer\" title=\"Contoh Barang Komplementer\">Contoh Barang Komplementer<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/barang-komplementer\/#Contoh_Barang_Komplementer_Lemah\" title=\"Contoh Barang Komplementer Lemah\">Contoh Barang Komplementer Lemah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/barang-komplementer\/#Contoh_Barang_Komplementer_Kuat\" title=\"Contoh Barang Komplementer Kuat\">Contoh Barang Komplementer Kuat<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Barang_Komplementer\"><\/span>Apa Itu Barang Komplementer?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Barang komplementer adalah 2 barang atau lebih yang biasanya digunakan atau dikonsumsi bersama-sama. Barang-barang ini memiliki fungsi dan kegunaan yang saling melengkapi, bahkan ada beberapa barang yang tidak bisa digunakan tanpa adanya barang lain.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Barang_Komplementer_Menurut_Para_Ahli\"><\/span>Pengertian Barang Komplementer Menurut Para Ahli<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Untuk memperdalam pemahaman kita terkait apa itu barang komplementer, silahkan simak pengertiannya menurut para ahli berikut ini:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mokhtari_H_2018\"><\/span>Mokhtari, H. (2018)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Barang komplementer adalah barang-barang yang dikonsumsi secara bersama. Dalam <a href=\"https:\/\/www.sciencedirect.com\/science\/article\/abs\/pii\/S0378475418301496\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">artikelnya<\/a>, Mokhtari berpendapat bahwa pembelian barang-barang komplementer ada karena keinginan konsumen untuk mendapatkan manfaat suatu produk secara utuh.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dr_M_Suparmoko_MA_2007\"><\/span>Dr. M. Suparmoko, M.A (2007)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Suparmoko merupakan pakar ekonomi yang telah menerbitkan beberapa buku. Dalam bukunya yang berjudul \u201c<a href=\"https:\/\/www.google.co.id\/books\/edition\/Ekonomi\/3Mb9K2UwXhIC?hl=id&amp;gbpv=1&amp;kptab=editions\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ekonomi SMA Kelas X<\/a>\u201d <span style=\"font-size: 16px;\">ia menjelaskan barang komplementer adalah barang yang dikonsumsi secara bersama atau berpasangan dengan barang tertentu.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Imamul_Arifin_2007\"><\/span>Imamul Arifin (2007)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Barang komplementer juga dijelaskan oleh Imamul Arifin dalam bukunya yang berjudul \u201c<a href=\"https:\/\/www.google.co.id\/books\/edition\/Membuka_Cakrawala_Ekonomi\/_rNmRvug2CIC?hl=id&amp;gbpv=1&amp;dq=barang+komplementer&amp;pg=PA5&amp;printsec=frontcover\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Membuka Cakrawala Ekonomi<\/a>\u201d. <span style=\"font-size: 16px;\">Menurut Arifin barang komplementer adalah barang yang memiliki kegunaan untuk melengkapi barang lain. Barang tersebut akan bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan manusia jia digunakan secara bersama-sama.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bambang_Widjajanta_2007\"><\/span>Bambang Widjajanta (2007)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Menrut <a href=\"https:\/\/www.google.co.id\/books\/edition\/Ekonomi_Akuntansi_Mengasah_Kemampuan_Eko\/m84iC9KybScC?hl=id&amp;gbpv=1&amp;dq=barang+komplementer+adalah&amp;pg=PA6&amp;printsec=frontcover\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bambang Widjajanta<\/a> <span style=\"font-size: 16px;\">barang komplementer adalah barang yang memiliki kegunaan untuk melengkapi barang lain. Barang tersebut akan bermanfaat jika digunakan secara bersama-sama.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Eeng_Ahman_2007\"><\/span>Eeng Ahman (2007)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Menurut <a href=\"https:\/\/www.google.co.id\/books\/edition\/Ekonomi_dan_Akuntansi_Membina_Kompetensi\/gtjJEuA4CDcC?hl=id&amp;gbpv=1&amp;dq=barang+komplementer+adalah&amp;pg=PA6&amp;printsec=frontcover\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Eeng Ahman<\/a>, <span style=\"font-size: 16px;\">barang komplementer merupakan barang yang berfungsi sebagai pelengkap barang lain.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mila_Saraswati_dan_Ida_Widaningsih_2008\"><\/span>Mila Saraswati dan Ida Widaningsih (2008)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Barang komplementer adalah barang yang berfungsi melengkapi alat pemenuhan kebutuhan yang digunakan.<\/p>\n<div style=\"background-color: #f6f6f6; border-left: 5px solid #ff474c; border-radius: 10px; padding: 17px;\"><strong style=\"font-size: 16px;\">Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/1078\/job-description\/\">Job Description Adalah: Cara Membuat dan Contohnya<\/a><\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Diagram_Barang_Komplementer\"><\/span>Diagram Barang Komplementer<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Diagram barang komplementer adalah diagram yang menunjukkan hubungan antara dua jenis barang yang saling melengkapi dalam konsumsi atau penggunaan.<\/p>\n<p>Diagram ini menunjukkan hubungan antara harga suatu barang dan jumlah permintaan barang komplementer tersebut.<\/p>\n<p>Berikut ini adalah gambar diagram barang komplementer dengan harga barang A diplot pada sumbu vertikal, sedangkan permintaan jumlah barang B diplot pada sumbu horizontal.<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1122 size-full\" src=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/diagram-barang-komplementer.jpg\" alt=\"diagram barang komplementer\" width=\"600\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/diagram-barang-komplementer.jpg 600w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/diagram-barang-komplementer-300x300.jpg 300w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/diagram-barang-komplementer-150x150.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\">Berdasarkan diagram diatas, ketika kita memplot harga dan jumlah permintaan barang komplementer terhadap satu sama lain, maka kita akan mendapatkan kurva yang miring ke bawah.<\/span><\/p>\n<p>Kurva pada diagram barang komplementer ini menunjukkan bahwa kuantitas permintaan barang komplementer meningkat seiring dengan menurunnya harga barang awal. Sehingga konsumen akan mengkonsumsi lebih banyak suatu barang komplementer ketika harga suatu barang turun.<\/p>\n<div style=\"background-color: #f6f6f6; border-left: 5px solid #ff474c; border-radius: 10px; padding: 17px;\"><strong style=\"font-size: 16px;\">Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/1096\/support-system\/\">Apa Itu Support System? Manfaat dan Cara Membangunnya<\/a><\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1124 size-full\" src=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Barang-komplementer-adalah-1.jpg\" alt=\"Barang komplementer adalah\" width=\"1200\" height=\"900\" srcset=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Barang-komplementer-adalah-1.jpg 1200w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Barang-komplementer-adalah-1-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Barang-komplementer-adalah-1-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Barang-komplementer-adalah-1-768x576.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengaruh_Perubahan_Harga_Terhadap_Barang_Komplementer\"><\/span>Pengaruh Perubahan Harga Terhadap Barang Komplementer<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kenaikan harga suatu barang dapat menyebabkan penurunan permintaan barang komplementer tersebut. Hal ini diukur dengan menggunakan rumus \u201cCross Price Elasticity of Demand\u201d atau \u201cElastisitas Harga Silang dari Permintaan\u201d.<\/p>\n<p>Rumus:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-1120 size-full\" src=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/rumus-Cross-Price-Elasticity-of-Demand.jpg\" alt=\"rumus Cross Price Elasticity of Demand\" width=\"348\" height=\"76\" srcset=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/rumus-Cross-Price-Elasticity-of-Demand.jpg 348w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/rumus-Cross-Price-Elasticity-of-Demand-300x66.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 348px) 100vw, 348px\" \/><\/p>\n<p>Dimana:<\/p>\n<ol>\n<li><b>Exy <\/b>adalah elastistas harga silang antara baran X dan Y.<\/li>\n<li><b>% Perubahan Jumlah Permintaan Barang X<\/b> adalah persentase perubahan jumlah <span style=\"font-size: 16px;\">permintaan barang X.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 16px;\"><b>% Perubahan Harga Barang Y <\/b>adalah persentase perubahan harga barang Y.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>Jika Exy bernilai negatif, maka hal ini menunjukkan bahwa kedua produk tersebut saling melengkapi (komplementer), dan kenaikan harga salah satu produk akan menyebabkan penurunan permintaan produk lainnya.<\/p>\n<p>Jika Exy bernilai positif, maka hal ini menunjukkan kedua produk tersebut adalah barang substitusi, dan kenaikan salah satu produk akan menyebabkan peningkatan permintaan produk lainnya.<\/p>\n<div>\n<div style=\"background-color: #f6f6f6; border: 3px #ff474c dotted; padding: 17px; text-align: left;\">\n<p><b>Contoh:<\/b>Anggap saja harga cat kaleng di pasaran naik 10%, dan menyebabkan permintaan kuas turun 5%.<\/p>\n<p><b>Maka:<\/b><\/p>\n<p>Exy = -5%\/10% = -0,5<\/p>\n<p>Elastisitas harga silang harga kuas terhadap terhadap cat kaleng adalah -0,5, hal ini menunjukkan bahwa kuas merupakan barang komplementer untuk cat kaleng. Ketika harga cat kaleng naik, konsumen cenderung untuk tidak membeli kuas sehingga menurunkan permintaan terhadap kuas.<\/p>\n<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Barang_Komplementer\"><\/span>Contoh Barang Komplementer<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Tidak semua barang komplementer itu sama. Ada yang lemah dan ada juga yang kuat.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Barang_Komplementer_Lemah\"><\/span>Contoh Barang Komplementer Lemah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Barang komplementer lemah adalah pasangan barang yang memiliki hubungan yang kurang erat. Perubahan harga atau kuantitas salah satu barang memiliki pengaruh yang lebih kecil terhadap permintaan barang lainnya.<\/p>\n<p>Sebagai contoh gula dan kopi. Meskipun gula dan kopi sering dikonsumsi secara bersama namun perubahan harga gula tidak memiliki dampak signifikan pada konsumsi kopi. Hal ini karena ada yang masih mengkonsumsi kopi tanpa gula atau menggantinya dengan pemanis lain.<\/p>\n<p>Berikut ini adalah pasangan barang komplementer yang lemah lainnya:<\/p>\n<ol>\n<li>Mobil dan pewangi mobil<\/li>\n<li>Susu dan coklat<\/li>\n<li>Roti dan selai<\/li>\n<li>Kamera dan tas kamera<\/li>\n<li>Laptop dan mouse<\/li>\n<li>Ponsel dan aksesorisnya<\/li>\n<li>Teh dan gula<\/li>\n<\/ol>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Barang_Komplementer_Kuat\"><\/span>Contoh Barang Komplementer Kuat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Barang komplementer kuat adalah pasangan barang yang memiliki hubungan yang sangat erat. Artinya perubahan harga atau kuantitas salah satu barang memiliki pengaruh besar terhadap permintaan barang lainnya.<\/p>\n<p>Sebagai contoh mobil dan bensin. Tanpa bensin mobil tidak dapat digunakan dan tentu ada ketergantungan yang kuat antara keduanya.<\/p>\n<p>Nah berikut ini adalah contoh lain dari barang komplementer yang kuat:<\/p>\n<ol>\n<li>Kamera dan lensa<\/li>\n<li>Pasta gigi dan sikat gigi<\/li>\n<li>Motor dan helm<\/li>\n<li>Kompor gas dan tabung gas<\/li>\n<li><span style=\"font-size: 16px;\">PS2 dan Kaset Game<\/span><\/li>\n<li>Paku dan palu<\/li>\n<li>Sepatu dan kaos kaki<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Barang komplementer adalah barang-barang yang biasa dikonsumsi atau digunakan bersama. Pengertian barang komplementer biasanya dibahas pada ilmu ekonomi. Berbeda dengan barang subtitusi yang keberadaannya justru malah menggantikan fungsi barang lain. Barang komplementer tidak dapat dikonsumsi atau digunakan tanpa barang lain. Pada artikel ini OTP akan membahas tentang apa itu barang komplementer, diagram, dan contohnya. Apa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1125,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"default","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"rank_math_focus_keyword":"","rank_math_description":"","rank_math_opengraph_description":"","rank_math_title":"","rank_math_opengraph_title":"","rank_math_opengraph_image":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[106,108,74,105,107],"class_list":["post-1118","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-wawasan","tag-barang-komplementer-adalah","tag-diagram-barang-komplementer","tag-pengertian","tag-pengertian-menurut-para-ahli","tag-rumus-barang-komplementer"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1118","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1118"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1118\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5980,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1118\/revisions\/5980"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1125"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1118"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1118"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1118"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}