{"id":2084,"date":"2024-05-13T15:06:08","date_gmt":"2024-05-13T08:06:08","guid":{"rendered":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/?p=2084"},"modified":"2024-05-13T15:22:32","modified_gmt":"2024-05-13T08:22:32","slug":"jobdesk-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/jobdesk-adalah\/","title":{"rendered":"Jobdesk Adalah Kunci Pekerjaan! Ini Pengertian dan Cara Buatnya"},"content":{"rendered":"<p>Secara singkatnya, pengertian dari jobdesk adalah kunci dalam proses pelaksanaan tugas bagi setiap karyawan yang bekerja pada suatu perusahaan.<\/p>\n<p>Setiap pekerjaan pasti memiliki tanggung jawab dan target masing-masing yang menjadi penilaian akan kualitas dari para pekerja tersebut.<\/p>\n<p>Jobdesk pada karyawan sangat penting untuk perencanaan kerja di setiap tempat kerja.<\/p>\n<p>Lalu bagaimana cara menentukan jobdesk untuk karyawan?<\/p>\n<p>Berikut programgaji.com akan memaparkan penjelasan lengkap dari sebuah jobdesk serta cara pembuatannya!!<\/p>\n<p><strong>Baca Juga : <\/strong><a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/cara-resign-kerja-yang-baik\/\"><strong>Mau Tau Cara Resign Kerja Yang Baik? Persiapkan Dua Hal Ini<\/strong>!!<\/a><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_69_1 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-custom ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/jobdesk-adalah\/#Pengertian_Dari_Sebuah_Jobdesk\" title=\"Pengertian Dari Sebuah Jobdesk\">Pengertian Dari Sebuah Jobdesk<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/jobdesk-adalah\/#Cara_Membuat_Kualifikasi_Jobdesk\" title=\"Cara Membuat Kualifikasi Jobdesk\">Cara Membuat Kualifikasi Jobdesk<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/jobdesk-adalah\/#Menentukan_Jobdesk_Sesuai_Kebutuhan_Perusahaan\" title=\"Menentukan Jobdesk Sesuai Kebutuhan Perusahaan\">Menentukan Jobdesk Sesuai Kebutuhan Perusahaan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/jobdesk-adalah\/#Merencanakan_Struktur_Target_Dari_Jobdesk\" title=\"Merencanakan Struktur Target Dari Jobdesk\">Merencanakan Struktur Target Dari Jobdesk<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/jobdesk-adalah\/#Mengatur_Jobdesk_Secara_Objektif_dan_Efektif\" title=\"Mengatur Jobdesk Secara Objektif dan Efektif\">Mengatur Jobdesk Secara Objektif dan Efektif<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/jobdesk-adalah\/#Contoh_Jobdesk_Untuk_Karyawan\" title=\"Contoh Jobdesk Untuk Karyawan\">Contoh Jobdesk Untuk Karyawan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Dari_Sebuah_Jobdesk\"><\/span>Pengertian Dari Sebuah Jobdesk<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-2089 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/14-2-300x212.jpg\" alt=\"pengertian jobdesk adalah\" width=\"300\" height=\"212\" srcset=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/14-2-300x212.jpg 300w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/14-2-1024x724.jpg 1024w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/14-2-768x543.jpg 768w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/14-2-1536x1086.jpg 1536w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/14-2.jpg 2000w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p><em>Job description<\/em> atau yang sering disebut jobdesk adalah tugas yang diberikan kepada karyawan untuk dipertanggung jawabkan hasilnya sesuai dengan target yang diinginkan perusahaan.<\/p>\n<p>Setiap karyawan yang diterima bekerja pada sebuah perusahaan merupakan karyawan yang direncanakan untuk membantu perusahaan mencapai target dari bisnis mereka.<\/p>\n<p>Sebelum menerima karyawan tersebut, perusahaan harus terlebih dahulu merencanakan jobdesk yang dibutuhkan untuk si karyawan baru nantinya.<\/p>\n<p>Perencanaan jobdesk sendiri diperlukan untuk menentukan kebutuhan paling penting bagi perusahaan, sehingga akhirnya memutuskan untuk menerima karyawan baru.<\/p>\n<p>Jobdesk juga bisa dikatakan sebagai pekerjaan harian yang wajib dilakukan oleh seorang karyawan agar memenuhi tugas wajib mereka di perusahaan.<\/p>\n<p>Dalam mengatur pekerjaan harian ini, perusahaan tentu akan menentukan kepentingan perusahaan dan ekspektasi dari hasil pada setiap pekerjaan tersebut.<\/p>\n<p>Dari pemahaman tersebut dapat disimpulkan bahwa fungsi dari jobdesk adalah untuk mengatur tanggung jawab dari setiap karyawan yang bekerja.<\/p>\n<p>Apabila ada hal buruk terjadi pada sebuah posisi di perusahaan, maka orang pertama yang bertanggung jawab adalah karyawan yang memiliki jobdesk di posisi tersebut.<\/p>\n<p>Perusahaan pasti akan memilih kandidat karyawan\u00a0 yang memehuni kemampuan dalam menangani permasalah yang terjadi di sebuah posisi yang diperlukan mereka.<\/p>\n<p>Hal ini karena pada dasarnya perusahaan hanya membutuhkan karyawan untuk menyelesaikan masalah yang ada di dalam perusahaan.<\/p>\n<p>Maka dari itu, jobdesk adalah kunci utama dalam penilaian perusahaan terhadap pekerjaan yang dilakukan karyawan.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/apa-itu-payroll-di-dunia-kerja\/\">Pengertian Lengkap Tentang Apa Itu Payroll Di Dunia Kerja<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Membuat_Kualifikasi_Jobdesk\"><\/span>Cara Membuat Kualifikasi Jobdesk<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-2090 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/15-2-300x212.jpg\" alt=\"cara membuat jobdesk\" width=\"300\" height=\"212\" srcset=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/15-2-300x212.jpg 300w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/15-2-1024x724.jpg 1024w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/15-2-768x543.jpg 768w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/15-2-1536x1086.jpg 1536w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/15-2.jpg 2000w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Jika sebuah perusahaan membutuhkan tenaga kerja untuk menyelesaikan pekerjaan khusus, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat kualifikasi jobdesk posisi kerja.<\/p>\n<p>Membuat kualifikasi jobdesk kerja adalah salah satu cara dalam menyeleksi karyawan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.<\/p>\n<p>Setiap perusahaan pasti memiliki ekspektasi tertentu saat memperkerjakan seorang karyawan.<\/p>\n<p>Untuk memenuhi ekspektasi tersebut, perusahaan harus menentukan pemilihan karyawan seusai dengan jobdesk yang sudah diatur terlebih dahulu.<\/p>\n<p>Lalu bagaimana cara membuat sebuah jobdesk untuk seorang karyawan?<\/p>\n<p>Berikut tiga langkah khusus yang harus dilakukan apabila ingin membuat jobdesk pada sebuah posisi karyawan!!<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menentukan_Jobdesk_Sesuai_Kebutuhan_Perusahaan\"><\/span>Menentukan Jobdesk Sesuai Kebutuhan Perusahaan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Dalam membuat sebuah jobdesk, terdapat beberapa pertimbangan yang harus dilakukan agar target dari jobdesk dapat terisi sesuai kebutuhan perusahaan.<\/p>\n<p>Membuat jobdesk karyawan dalam satu posisi juga harus menyesuaikan kesepakatan dari para pekerja dan atasan perusahaan.<\/p>\n<p>Sebuah jobdesk akan muncul setelah ada permasalahan yang tidak bisa diatur oleh para pekerja atau atasan di sebuah perusahaan.<\/p>\n<p>Maka dari itu, sebelum membuat sebuah jobdesk sebaiknya harus memahami terlebih dahulu kekurangan posisi kerja yang dibutuhkan perusahaan.<\/p>\n<p>Setelah mengetahui bahwa terdapat beberapa hal yang tidak dapat diselesaikan, maka hal-hal tersebut bisa diatur dalam kebutuhan jobdesk karyawan di posisi kerja yang baru.<\/p>\n<p>Penentuan jobdesk karyawan juga harus melihat kemampuan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan permasalahan kerja yang ada.<\/p>\n<p>Kemampuan disini adalah pengetahuan, keterampilan, atau pengalaman yang disesuaikan dengan target pada sebuah posisi kerja.<\/p>\n<p>Hal ini karena jobdesk adalah sebuah tanggung jawab kerja yang bisa diselesaikan apabila seorang karyawan mempunyai skill yang sesuai dengan kebutuhan masalah yang ada.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/penalti-kontrak-kerja\/\">Penalti Kontrak Kerja Yang Harus Dipahami Agar Tidak Rugi!<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Merencanakan_Struktur_Target_Dari_Jobdesk\"><\/span>Merencanakan Struktur Target Dari Jobdesk<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Perencanaan terhadap struktur target sebuah jobdesk sangat dibutuhkan agar posisi kerja memiliki tujuan yang jelas.<\/p>\n<p>Setiap jobdesk yang dirancang harus memiliki rencana penyelesaian masalah tertentu agar menghasilkan kinerja perusahaan yang baik.<\/p>\n<p>Struktur jobdesk adalah jawaban dari semua permasalahan yang terjadi dalam suatu pekerjaan.<\/p>\n<p>Dalam membuat struktur jobdesk, perusahaan harus memaparkan informasi yang jelas terhadap apa yang ingin mereka targetkan dari seorang karyawan pada posisi tertentu.<\/p>\n<p>Terdapat beberapa tahap yang bisa dilakukan untuk membuat sebuah struktur jobdesk, berikut tahapannya:<\/p>\n<ul>\n<li>Tahap pertama dari struktur jobdesk adalah penentuan nama posisi, tempat bekerja, hingga waktu bekerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.<\/li>\n<li>Tahap kedua dilanjutkan dengan jenis pekerjaan dan tanggung jawab yang akan diterima pada sebuah jobdesk tersebut.<\/li>\n<li>Tahap ketiga akan ada kualifikasi khusus yang melibatkan kemampuan atau skill yang dimiliki sesuai kebutuhan posisi kerja.<\/li>\n<li>Dan tahap yang terakhir, jobdesk juga harus menunjukkan informasi tambahan seputar tanggung jawab periode seperti laporan dan lingkungan pekerjaan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Setiap stuktur harus menunjukkan informasi yang ringkas namun jelas dan bisa dipahami oleh para pekerja.<\/p>\n<p>Penentuan struktur jobdesk adalah hal penting yang harus direncakan dengan matang agar karyawan dapat menyelesaikan permasalahan dengan baik.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/cara-menghitung-gaji-karyawan\/\">Pahami Cara Menghitung Gaji Sesuai Dengan Status Karyawan<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengatur_Jobdesk_Secara_Objektif_dan_Efektif\"><\/span>Mengatur Jobdesk Secara Objektif dan Efektif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Membuat sebuah jobdesk tentu memerlukan tingkatan objektif namun masih efektif dalam pekerjaan di perusahaan.<\/p>\n<p>Objektif pada jobdesk adalah proses menentukan kriteria dan tugas pekerjaan sesuai dengan bayaran yang diberikan.<\/p>\n<p>Sedangkan efektif di jobdesk ini berarti perusahaan dapat mengatur tingkatan jobdesk dengan stabil dan pas sesuai kebutuhan dari perusahaan.<\/p>\n<p>Pembuatan setiap jobdesk tentu akan berbeda-beda sesuai dengan posisi kerja setiap karyawan di perusahaan.<\/p>\n<p>Biasanya, karyawan yang memiliki posisi lebih tinggi akan memperoleh jobdesk yang lebih penting dari pada karyawan posisi bawah.<\/p>\n<p>Penentuan posisi tersebut dapat ditentukan dengan pengalaman atau pengetahuan dari si karyawan itu sendiri.<\/p>\n<p>Terdapat empat tingkatan posisi dalam sebuah posisi yang sering menjadi alat untuk mengatur jobdesk seorang karyawan. Empat tingkatan tersebut yaitu:<\/p>\n<p><strong>Tingkat Awal<\/strong> : Yaitu karyawan yang baru memulai karir di posisi tertentu. Biasanya jobdesk mereka hanya berupa tugas-tugas dasar dari suatu pekerjaan.<\/p>\n<p><strong>Tingkat Menengah<\/strong> : Yaitu karyawan yang sudah memiliki beberapa pengalaman dalam menyelesaikan permasalahan kerja. Mereka akan mendapatakan jobdesk yang lebih penting dan khusus saat bekerja.<\/p>\n<p><strong>Tingkat Senior<\/strong> : Yaitu karyawan yang sudah memiliki banyak pengalaman pada posisi tertentu. Mereka biasanya akan memimpin satu tim untuk menyelesaikan suatu masalah serta mengembangkan perusahaan bersama-sama.<\/p>\n<p><strong>Tingkat Manajer<\/strong> : Yaitu karyawan yang memiliki tanggung jawab dalam menentukan keputusan terhadap penyelesaian suatu masalah. Mereka jarang mengikut pekerjaan harian, namun sangat berpengaruh dalam proses pengambilan keputusan di perusahaan.<\/p>\n<p>Perbedaan empat tingkatan ini tentu akan berpengaruh besar dalam kinerja perusahaan.<\/p>\n<p>Setiap perusahaan harus bisa mengatur jobdesk dengan mencari karyawan yang memenuhi kualifikasi dalam jumlah yang cukup agar proses bekerja lebih efektif.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga :<a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/hris-untuk-apa\/\"> HRIS Untuk Apa Saja? Ketahui Lebih Detail Cara Kerja Fitur HRIS<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Jobdesk_Untuk_Karyawan\"><\/span>Contoh Jobdesk Untuk Karyawan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-2091 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/16-1-300x212.jpg\" alt=\"contoh jobdesk\" width=\"300\" height=\"212\" srcset=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/16-1-300x212.jpg 300w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/16-1-1024x724.jpg 1024w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/16-1-768x543.jpg 768w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/16-1-1536x1086.jpg 1536w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/16-1.jpg 2000w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Pembuatan informasi seputar jobdesk terkadang memiliki sedikit perbedaan dalam isinya. Namun, informasi yang diberikan harus jelas dan sesuai dengan kebutuhan.<\/p>\n<p>Berikut adalah contoh dari informasi jobdesk karyawan dari sebuah lowongan pekerjaan pada perusahaan:<\/p>\n<p>Posisi : Human Resource Development Staff (HRD Staff) &#8211; Kontrak<\/p>\n<p>Penempatan : Medan, Sumatera Utara, Indonesia<\/p>\n<p>Target : Mengelola administrasi karyawan dan sumber daya perusahaaan<\/p>\n<p>Job Description (Jobdesk) :<\/p>\n<ul>\n<li>Tamatan jurusan yang bersangkutan dengan HRD seperti psikologi, hukum, dan lain sebagainya.<\/li>\n<li>Bisa untuk Freshgraduate yang memiliki pengalaman yang sejenis.<\/li>\n<li>Mampu mengelola berkas yang menyangkut kinerja karyawan di setiap periode.<\/li>\n<li>Memahami aplikasi HRIS seperti <a href=\"https:\/\/app.programgaji.com\/user\/register?referralCode=ioifjf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">OnTime Payroll<\/a> dan sejenisnya.<\/li>\n<li>Mampu mengelola sumber daya perusahaan dengan baik dan benar.<\/li>\n<li>Mampu berkomunikasi dengan baik bersama tim<\/li>\n<li>Memiliki tingkatan fokus yang kuat.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Lainnya :<\/p>\n<ul>\n<li>Work From Office (Berkerja di kantor).<\/li>\n<li>Berkerja selama 8 jam sehari, 48 jam seminggu.<\/li>\n<li>Belum menikah<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/aturan-pinjaman-karyawan\/\">Aturan Pinjaman Karyawan : Ini Syarat, Resiko, dan Tahapannya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Itulah penjelasan lengkap, cara pembuatan , dan contoh nyata dari sebuah jobdesk.<\/p>\n<p>Jobdesk adalah kebutuhan wajib yang harus diatur perusahaan agar semua karyawan bisa tau tugasnya masing-masing.<\/p>\n<p>Dengan adanya jobdesk, maka setiap karyawan dapat memaksimalkan kinerja berdasarkan tanggung jawab masing-masing.<\/p>\n<p>Sehingga hasil yang diperoleh perusahaan akan semakin baik untuk kedepannya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Secara singkatnya, pengertian dari jobdesk adalah kunci dalam proses pelaksanaan tugas bagi setiap karyawan yang bekerja pada suatu perusahaan. Setiap pekerjaan pasti memiliki tanggung jawab dan target masing-masing yang menjadi penilaian akan kualitas dari para pekerja tersebut. Jobdesk pada karyawan sangat penting untuk perencanaan kerja di setiap tempat kerja. Lalu bagaimana cara menentukan jobdesk untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":2088,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-site-content-layout":"","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"default","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"rank_math_focus_keyword":"","rank_math_description":"","rank_math_opengraph_description":"","rank_math_title":"","rank_math_opengraph_title":"","rank_math_opengraph_image":"","footnotes":""},"categories":[83,1],"tags":[],"class_list":["post-2084","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pekerjaan","category-wawasan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2084","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2084"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2084\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2088"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2084"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2084"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2084"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}