{"id":305,"date":"2023-07-21T09:27:30","date_gmt":"2023-07-21T09:27:30","guid":{"rendered":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/?p=305"},"modified":"2025-01-17T11:15:40","modified_gmt":"2025-01-17T04:15:40","slug":"menghitung-iuran-bpjs-kesehatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/menghitung-iuran-bpjs-kesehatan\/","title":{"rendered":"Cara Menghitung Iuran BPJS Kesehatan untuk Karyawan 2023"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-size: 16px;\">Bagaimana cara menghitung iuran BPJS kesehatan perusahaan dan apa saja ketentuannya? Yuk simak penjelasan lengkapnya tentang BPJS Kesehatan untuk perusahaan di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\">Perhitungan iuran BPJS Kesehatan sudah wajib diketahui bagi seorang HR di suatu perusahaan. Namun terkadang, masih banyak divisi HR yang belum mengetahui bagaimana perhitungan iuran BPJS Kesehatan untuk karyawannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\">Sebelum kita bahas lebih lanjut, perlu kamu ketahui bahwa perusahaan kini memiliki kewajiban untuk mengikutsertakan karyawannya untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan. Hal ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\">Kemudian BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan, keduanya merupakan <a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/potongan-gaji-karyawan\/\">komponen-komponen potongan gaji karyawan<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\">Lalu, bagaimana cara menghitung iuran BPJS kesehatan untuk karyawan perusahaan?<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_69_1 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-custom ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/menghitung-iuran-bpjs-kesehatan\/#Besaran_Iuran_dan_Ketentuan_BPJS_Kesehatan_2023\" title=\"Besaran Iuran dan Ketentuan BPJS Kesehatan 2023\">Besaran Iuran dan Ketentuan BPJS Kesehatan 2023<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/menghitung-iuran-bpjs-kesehatan\/#Ketentuan_BPJS_Kesehatan_untuk_Perusahaan\" title=\"Ketentuan BPJS Kesehatan untuk Perusahaan\">Ketentuan BPJS Kesehatan untuk Perusahaan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/menghitung-iuran-bpjs-kesehatan\/#Bagaimana_cara_menghitung_iuran_BPJS_Kesehatan_perusahaan\" title=\"Bagaimana cara menghitung iuran BPJS Kesehatan perusahaan?\">Bagaimana cara menghitung iuran BPJS Kesehatan perusahaan?<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Besaran_Iuran_dan_Ketentuan_BPJS_Kesehatan_2023\"><\/span>Besaran Iuran dan Ketentuan BPJS Kesehatan 2023<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\">Perhitungan BPJS Ketenagakerjaan dan perhitungan BPJS Kesehatan 2023 sama-sama memiliki dasar perhitungan yang harus diketahui oleh pihak perusahaan khususnya HR.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\">Besaran tarif BPJS Kesehatan dan ketentuannya diatur dalam PERPRES No 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas PERPRES No 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Dalam PERPRES tersebut dijelaskan bahwa tarif iuran BPJS Kesehatan terbagi menjadi 3 kelas, yakni sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-size: 16px;\">Kelas 1 (Rp150.000 \/bulan per orang)<\/span><\/li>\n<li>Kelas 2 (Rp100.000 \/bulan per orang)<\/li>\n<li>Kelas 3 (Rp35.000 \/bulan per orang, ini disubsidi pemerintah seharusnya Rp42.000)<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\">BPJS Kesehatan yang didaftarkan oleh perusahaan berbeda dengan BPJS Kesehatan mandiri, dimana peserta BPJS Kesehatan yang didaftarkan oleh perusahaan tidak bisa memilih kelas.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/332\/cara-mencatat-piutang-karyawan\/\">Cara Mencatat Piutang Karyawan (Kasbon) Dengan Aplikasi<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/311\/cara-hitung-iuran-bpjs-ketenagakerjaan\/\">Cara Hitung Iuran BPJS Ketenagakerjaan dan Aturannya 2023<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ketentuan_BPJS_Kesehatan_untuk_Perusahaan\"><\/span>Ketentuan BPJS Kesehatan untuk Perusahaan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\">Berikut ini adalah ketentuan iuran BPJS Kesehatan 2023 untuk karyawan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>Iuran sebesar 5% dari penghasilan per bulan (gaji pokok dan tunjangan tetap).<\/li>\n<li>4% ditanggung oleh perusahaan (pemberi kerja) dan 1% ditanggung oleh penerima upah (karyawan).<\/li>\n<li>Batas paling rendah upah sebagai dasar perhitungan iuran adalah UMP atau UMK.<\/li>\n<li>Iuran ini mencakup untuk 5 anggota keluarga yang terdiri dari peserta, pasangan peserta dan 3 anak peserta.<\/li>\n<li>Penambahan anggota keluarga akan dikenakan 1% per kepala.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_cara_menghitung_iuran_BPJS_Kesehatan_perusahaan\"><\/span>Bagaimana cara menghitung iuran BPJS Kesehatan perusahaan?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\">Sebagaimana sudah kita bahas di atas, besaran iuran BPJS kesehatan adalah sebesar 5% dari gaji bersih (4% ditanggung perusahaan dan 1% dipotong dari gaji karyawan).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\">Berikut ini adalah simulasinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\">Agus mendapatkan gaji 6 juta dari perusahaannya maka rinciannya adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><b><span style=\"font-size: 16px;\">Tunjangan Perusahaan: 4% x 6.000.000 = 240.000<\/span><br \/>\n<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><b>Potongan Gaji Karyawan: 1% 6.000.000 = 60.000<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><b>Total iuran BPJS Kesehatan = Rp 300.000<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\">Demikianlah pembahasan dari kami tentang bagaimana cara menghitung iuran BPJS untuk karyawan di suatu perusahaan. Semoga artikel ini dapat membantu kamu ya.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/app.programgaji.com\/user\/register?referralCode=dfhrzl\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><br \/>\n<button>Gunakan OnTime Payroll untuk Perhitungan BPJS yang Lebih Mudah<\/button><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagaimana cara menghitung iuran BPJS kesehatan perusahaan dan apa saja ketentuannya? Yuk simak penjelasan lengkapnya tentang BPJS Kesehatan untuk perusahaan di bawah ini. Perhitungan iuran BPJS Kesehatan sudah wajib diketahui bagi seorang HR di suatu perusahaan. Namun terkadang, masih banyak divisi HR yang belum mengetahui bagaimana perhitungan iuran BPJS Kesehatan untuk karyawannya. Sebelum kita bahas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":313,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"rank_math_focus_keyword":"","rank_math_description":"","rank_math_opengraph_description":"","rank_math_title":"","rank_math_opengraph_title":"","rank_math_opengraph_image":"","footnotes":""},"categories":[6],"tags":[7,8,9],"class_list":["post-305","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-potongan-gaji","tag-bpjs","tag-bpjs-kesehatan","tag-potongan-gaji"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/305","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=305"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/305\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6254,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/305\/revisions\/6254"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/313"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=305"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=305"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=305"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}