{"id":393,"date":"2023-07-24T03:54:09","date_gmt":"2023-07-24T03:54:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/?p=393"},"modified":"2025-01-17T10:58:18","modified_gmt":"2025-01-17T03:58:18","slug":"potongan-gaji-karyawan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/potongan-gaji-karyawan\/","title":{"rendered":"9 Jenis Potongan Gaji Karyawan di Perusahaan dan Aturannya"},"content":{"rendered":"<p>Apakah kamu sudah sudah mengetahui apa saja jenis potongan gaji karyawan di perusahaan dan aturannya. Hal ini merupakan informasi yang penting bagi HR dan perlu disosialisasikan kepada karyawan untuk kepentingan bersama.<\/p>\n<p>Sebagai seorang karyawan sudah selayaknya kamu mengetahui tentang apa saja komponen potongan gaji karyawan. Apa lagi jika kamu seorang owner atau HRD, hal ini sangat penting guna menghindari pelanggaran hukum yang jelas hal ini sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah No 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, potongan gaji maksimal adalah 50% dari jumlah gaji dan untuk pembayaran.<\/p>\n<p>Kamu juga harus mengetahui bahwa perusahaan tidak bisa semena-mena dalam memotong gaji karyawan begitu saja. Ada beberapa komponen potongan gaji yang sudah diatur dalam PP di atas.<\/p>\n<p>Jika kamu bertanya, apa saja jenis potongan gaji karyawan di perusahaan? Simak artikel berikut ini.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_69_1 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-custom ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/potongan-gaji-karyawan\/#Komponen_Potongan_Gaji_Karyawan_di_Perusahaan\" title=\"Komponen Potongan Gaji Karyawan di Perusahaan\">Komponen Potongan Gaji Karyawan di Perusahaan<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/potongan-gaji-karyawan\/#Pph_21\" title=\"Pph 21\">Pph 21<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/potongan-gaji-karyawan\/#BPJS_Ketenagakerjaan_JKK_JKM_JM_JP\" title=\"BPJS Ketenagakerjaan (JKK, JKM, JM, JP)\">BPJS Ketenagakerjaan (JKK, JKM, JM, JP)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/potongan-gaji-karyawan\/#BPJS_Kesehatan\" title=\"BPJS Kesehatan\">BPJS Kesehatan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/potongan-gaji-karyawan\/#Utang_Kasbon\" title=\"Utang (Kasbon)\">Utang (Kasbon)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/potongan-gaji-karyawan\/#Kelebihan_bayar_gaji\" title=\"Kelebihan bayar gaji\">Kelebihan bayar gaji<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/potongan-gaji-karyawan\/#Potongan_Gaji_Akibat_Ganti_rugi\" title=\"Potongan Gaji Akibat Ganti rugi\">Potongan Gaji Akibat Ganti rugi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/potongan-gaji-karyawan\/#Potongan_Gaji_Akibat_Unpaid_Leave\" title=\"Potongan Gaji Akibat Unpaid Leave\">Potongan Gaji Akibat Unpaid Leave<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/potongan-gaji-karyawan\/#Denda\" title=\"Denda\">Denda<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/potongan-gaji-karyawan\/#Potongan_Gaji_untuk_Cicilan_Kredit_Konsumtif\" title=\"Potongan Gaji untuk Cicilan (Kredit Konsumtif)\">Potongan Gaji untuk Cicilan (Kredit Konsumtif)<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/potongan-gaji-karyawan\/#Aturan_Potongan_Gaji_Menurut_Undang-Undang\" title=\"Aturan Potongan Gaji Menurut Undang-Undang\">Aturan Potongan Gaji Menurut Undang-Undang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/potongan-gaji-karyawan\/#Cara_Menghitung_Potongan_Gaji_Karyawan_Secara_Akurat_dengan_Menggunakan_Ontime_Payroll\" title=\"Cara Menghitung Potongan Gaji Karyawan Secara Akurat dengan Menggunakan Ontime Payroll\">Cara Menghitung Potongan Gaji Karyawan Secara Akurat dengan Menggunakan Ontime Payroll<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Komponen_Potongan_Gaji_Karyawan_di_Perusahaan\"><\/span>Komponen Potongan Gaji Karyawan di Perusahaan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Nah berikut ini adalah jenis komponen potongan gaji beserta aturannya yang ada dalam suatu perusahaan:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pph_21\"><\/span>Pph 21<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-397\" src=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pph-21-untuk-potongan-gaji-karyawan--300x157.jpg\" alt=\"pph 21 untuk potongan gaji karyawan \" width=\"300\" height=\"157\" srcset=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pph-21-untuk-potongan-gaji-karyawan--300x157.jpg 300w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pph-21-untuk-potongan-gaji-karyawan--1024x536.jpg 1024w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pph-21-untuk-potongan-gaji-karyawan--768x402.jpg 768w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pph-21-untuk-potongan-gaji-karyawan-.jpg 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Salah satu komponen utama potongan gaji karyawan di perusahaan adalah Pph 21. <a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/507\/apa-itu-pph-21\/\">Apa itu pph 21?<\/a> Pph 21 merupakan singkatan dari Pajak Penghasilan Pasal 21. Pajak penghasilan pasal 21 adalah regulasi pajak yang dikenakan pada penghasilan karyawan yang berasal dari pekerjaan atau kegiatan usaha selama hubungan kerja. <a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/507\/apa-itu-pph-21\/\">Pph 21<\/a> diberlakukan di Indonesia sesuai dengan undang-undang No 36 Tahun 2021.<\/p>\n<p>Pph 21 biasanya dipotong langsung oleh perusahaan secara <span style=\"font-size: 16px;\">otomatis dari gaji karyawan sebelum diterima oleh karyawan yang bersangkutan. Nah perusahaan juga wajib menyetorkan jumlah Pph 21 yang tepat kepada pihak yang berwenang dalam hal ini yakni Dirjen Pajak.<\/span><\/p>\n<p>Tentunya <a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/507\/apa-itu-pph-21\/\">tarif Pph 21<\/a> berbeda-beda karena disesuaikan dengan unsur gaji karyawan yang meliputi gaji pokok, tunjangan, penghasilan tidak kena pajak dan unsur-unsur lainnya.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"BPJS_Ketenagakerjaan_JKK_JKM_JM_JP\"><\/span>BPJS Ketenagakerjaan (JKK, JKM, JM, JP)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-400\" src=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/bpjs-ketenagakerjaan-300x185.jpg\" alt=\"bpjs ketenagakerjaan\" width=\"300\" height=\"185\" srcset=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/bpjs-ketenagakerjaan-300x185.jpg 300w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/bpjs-ketenagakerjaan.jpg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Selanjutnya komponen penting potongan gaji di perusahaan adalah <a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/cara-hitung-iuran-bpjs-ketenagakerjaan\/\">BPJS Ketenagakerjaan<\/a>. BPJS Ketenagakerjaan sendiri memiliki program jaminan sosial yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).<\/p>\n<p>Besaran dari masing-masing jaminan sosial yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan berbeda-beda, tergantung dari jenis jaminan sosial dan pendapatan pekerja.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/311\/cara-hitung-iuran-bpjs-ketenagakerjaan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><button>Baca Juga: Cara Hitung Iuran BPJS Ketenagakerjaan<\/button><\/a><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"BPJS_Kesehatan\"><\/span>BPJS Kesehatan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<h3 style=\"font-style: normal;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-399\" style=\"font-size: 16px; font-weight: inherit;\" src=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/bpjs-kesehatan-300x200.jpg\" alt=\"bpjs kesehatan\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/bpjs-kesehatan-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/bpjs-kesehatan-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/bpjs-kesehatan-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/bpjs-kesehatan.jpg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/h3>\n<p>Selain BPJS Ketenagakerjaan, potongan gaji selanjutnya ada <a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/menghitung-iuran-bpjs-kesehatan\/\">BPJS Kesehatan<\/a>. BPJS Kesehatan merupakan jaminan sosial yang memberikan perlindungan dari risiko ekonomi akibat masalah kesehatan.<\/p>\n<p>Besaran potongan gaji karyawan untuk BPJS sendiri adalah sebesar 5 persen dari gaji bulanan yang didapat oleh karyawan. Dari angka 5 persen tersebut 4 persen akan ditanggung oleh perusahaan sedangkan 1 persennya akan dipungut dari gaji karyawan. Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 75 tahun 2019.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/menghitung-iuran-bpjs-kesehatan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><br \/>\n<button>Baca Juga: Cara Menghitung Iuran BPJS Kesehatan<\/button><\/a><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Utang_Kasbon\"><\/span>Utang (Kasbon)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/332\/cara-mencatat-piutang-karyawan\/\">Utang karyawan<\/a> atau kasbon merupakan benefit yang diberikan perusahaan kepada karyawannya sesuai dengan skema potongan gaji karyawan.<\/p>\n<p>Nah untuk potongan gajinya dapat berupa cicilan yang dipotong setiap bulannya atau pengurangan gaji bulanan.<br \/>\nUntuk aturan resminya, perusahaan sendiri yang mengatur sesuai dengan regulasi yang sudah diberlakukan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/332\/cara-mencatat-piutang-karyawan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><button>Baca Juga: Cara Mencatat Piutang Karyawan<\/button><\/a><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kelebihan_bayar_gaji\"><\/span>Kelebihan bayar gaji<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/361\/kelebihan-bayar-gaji-karyawan-dan-cara-mengatasinya\/\">Kelebihan bayar gaji<\/a> mungkin saja terjadi apabila karyawan menerima sejumlah gaji lebih dari yang seharusnya.<\/p>\n<p>Dalam hal ini biasanya perusahaan akan memotong gaji karyawan pada bulan selanjutnya sesuai dengan nilai lebih dari gaji seharusnya.<\/p>\n<p>Jika perusahaan kamu masih menghitung gaji karyawan secara manua, kamu bisa menggunakan layanan Ontime Payroll. Fitur yang kami tawaran tentunya dapat memudahkan pekerjaan HR tentang masalah perhitungan gaji, absensi, jadwal dan manajemen data karyawan. Dengan begitu, HR bisa lebih fokus pada pekerjaan yang lebih penting lainnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/penyebab-kelebihan-bayar-gaji\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><button>Baca Juga: Penyebab Kelebihan Bayar Gaji Karyawan dan Cara Mengatasinya<\/button><\/a><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Potongan_Gaji_Akibat_Ganti_rugi\"><\/span>Potongan Gaji Akibat Ganti rugi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-401\" src=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/menghitung-ganti-rugi-300x157.jpg\" alt=\"menghitung ganti rugi\" width=\"300\" height=\"157\" srcset=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/menghitung-ganti-rugi-300x157.jpg 300w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/menghitung-ganti-rugi-1024x536.jpg 1024w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/menghitung-ganti-rugi-768x402.jpg 768w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/menghitung-ganti-rugi.jpg 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Setiap perusahaan pasti memiliki ketentuan-ketentuan yang tidak boleh dilanggar dan wajib dipatuhi bagi setiap karyawannya. Pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan karyawan pasti bisa merugikan perusahaan. <a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/366\/ganti-rugi-karyawan-terhadap-perusahaan\/\">Ganti rugi<\/a> ini juga bisa dibebankan pada potongan gaji karyawan sesuai dengan peraturan dan kesepakatan antara pihak perusahaan dan karyawannya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/366\/ganti-rugi-karyawan-terhadap-perusahaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><br \/>\n<button>Baca Juga: Aturan Ganti Rugi Karyawan Terhadap Perusahaan<\/button><\/a><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Potongan_Gaji_Akibat_Unpaid_Leave\"><\/span>Potongan Gaji Akibat Unpaid Leave<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/unpaid-leave\/\">Unpaid leave<\/a> adalah cuti tidak dibayar yang dikenakan pada potongan gaji karyawan akibat karyawan yang bersangkutan cuti di luar tanggungan perusahaan. Sebelum memulai pekerjaan biasanya sudah ada kesepakatan antara perusahaan dan karyawan terkait jumlah cuti dan aturannya. Jika karyawan tersebut mengambil cuti yang melanggar ketentuan atau lebih dari jumlah yang seharusnya maka perusahaan bisa mengenakan potongan gaji sesuai dengan ketentuan yang berlaku.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/unpaid-leave\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><br \/>\n<button>Baca Juga: Unpaid Leave \u2013 Pengertian, Ketentuan dan Cara Menghitungnya<\/button><\/a><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Denda\"><\/span>Denda<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/menghitung-denda-karyawan\/\">Denda<\/a> dapat diberlakukan untuk karyawan yang melanggar aturan dalam Perjanjian Kerja atau Peraturan Perusahaan atau Perjanjian Kerja Bersama. Hal inidapat dimasukkan dalam komponen potongan gaji selama aturan tersebut tidak bertentangan dengan Ketentuan Perundang-Undangan yang berlaku di Indonesia.<\/p>\n<p>Sebagai contoh denda yang diberlakukan terhadap karyawan yang telat masuk kerja lebih dari 30 menit akan didenda sebesar Rp 10.000. Apa bila ada karyawan yang terlambat kerja lebih dari 10 menit dalam 7 hari kerja maka karyawan tersebut akan dikenakan denda potongan gaji oleh perusahaan sebanak Rp 70.000.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/menghitung-denda-karyawan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><br \/>\n<button>Baca Juga: Cara Menghitung Denda Karyawan untuk Potongan Gaji<\/button><\/a><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Potongan_Gaji_untuk_Cicilan_Kredit_Konsumtif\"><\/span>Potongan Gaji untuk Cicilan (Kredit Konsumtif)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-402 size-medium\" src=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/kredit-konsumtif-karyawan-2-300x157.jpg\" alt=\"potongan gaji akibat kredit konsumtif karyawan\" width=\"300\" height=\"157\" srcset=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/kredit-konsumtif-karyawan-2-300x157.jpg 300w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/kredit-konsumtif-karyawan-2-1024x536.jpg 1024w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/kredit-konsumtif-karyawan-2-768x402.jpg 768w, https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/kredit-konsumtif-karyawan-2.jpg 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Perusahaan bisa saja menawarkan sejumlah fasilitas seperti kendaraan, rumah atau fasilitas lainnya untuk menjadi milik karyawan lewat skema cicilan yang di potong dari gaji bulanan.<\/p>\n<p>Jenis potongan gaji ini juga biasa disebut sebagai <a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/390\/kredit-konsumtif-karyawan\/\">kredit konsumtif pegawai<\/a>. Ada pun bentuk dari kredit konsumtif ini bisa berupa: pendidikan, kontrak rumah, renovasi rumah, pembelian alat, biaya pernikahan, dan pembelian kendaraan bermotor.<br \/>\nDalam pelaksanannya, harus ada kesepakatan yang jelas antara perusahaan dan pihak terkait. Jangka waktu kredit juga harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku.<br \/>\nSelain itu, perusahaan juga harus mempertimbangkan suku bunga, besaran angsuran yang tidak lebih dari 30% gaji maksimum yang diterima karyawan, dan angsuran dibayar secara kolektif.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/390\/kredit-konsumtif-karyawan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><br \/>\n<button>Baca Juga: Kredit Konsumtif Karyawan (Cicilan yang Dipotong dari Digaji)<\/button><\/a><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Aturan_Potongan_Gaji_Menurut_Undang-Undang\"><\/span>Aturan Potongan Gaji Menurut Undang-Undang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Seperti dikutip dari Hukumonline.com, aturan pemotongan gaji karyawan ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021.<\/p>\n<p>Dalam Undang-Undang tersebut dijelaskan juga perusahaan boleh memotong gaji karyawan sebesar maksimal 50% dari jumlah gaji maksimal yang diterima.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Menghitung_Potongan_Gaji_Karyawan_Secara_Akurat_dengan_Menggunakan_Ontime_Payroll\"><\/span>Cara Menghitung Potongan Gaji Karyawan Secara Akurat dengan Menggunakan Ontime Payroll<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Menghitung gaji dan potongan-potongannya secara manual tentu merupakan pekerjaan yang cukup menyita waktu. Apa lagi seperti sudah dijelaskan diatas terdapat banyak komponen potongan gaji yang nilainya berbeda-beda.<\/p>\n<p>Nah, untuk memudahkan pekerjaan HR dalam urusan menghitung gaji, kamu bisa memanfaatkan fitur yang tersedia di Ontime Payroll.<\/p>\n<p>Fitur Ontime Payroll<\/p>\n<p>Berikut fitur-fitur unggulan Ontime Payroll yang sangat membantu pekerjaan HR:<\/p>\n<ul>\n<li>Manajemen Data Karyawan<\/li>\n<li>Manajemen Jadwal Kerja<\/li>\n<li>Modul Proses Kehadiran<\/li>\n<li>Modul Proses Penggajian<\/li>\n<li>Integrasi dengan Boss Pintar<\/li>\n<li>Manajemen Izin, Sakit, dan Cuti<\/li>\n<li>Modul Pinjaman dan Cicilan<\/li>\n<li>Manajemen Komponen Gaji dengan Rumus<\/li>\n<li>Didukung oleh AI (Aritificial Inteligent)<\/li>\n<li>Perhitungan gaji pada mesin absensi di cabang lain<\/li>\n<li>Periode Gajian Dinamis<\/li>\n<\/ul>\n<div>\n<style>\n    button {<br \/>      font-family: sans-serif;<br \/>      font-size: 15px;<br \/>      background: #22a4cf;<br \/>      color: white;<br \/>      border: white 3px solid;<br \/>      border-radius: 5px;<br \/>      padding: 12px 20px;<br \/>      margin-top: 10px;<br \/>    }<\/p>\n<p>    button:hover {<br \/>      opacity: 0.9;<br \/>    }<\/p>\n<p>    .button-container {<br \/>      text-align: center;<br \/>      margin-top: 50px;<br \/>    }<br \/>  <\/style>\n<div class=\"button-container\"><a href=\"https:\/\/app.programgaji.com\/user\/register?referralCode=dfhrzl\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><br \/>\n<button class=\"button\">Gunakan OnTime Payroll Sekarang<\/button><br \/>\n<\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apakah kamu sudah sudah mengetahui apa saja jenis potongan gaji karyawan di perusahaan dan aturannya. Hal ini merupakan informasi yang penting bagi HR dan perlu disosialisasikan kepada karyawan untuk kepentingan bersama. Sebagai seorang karyawan sudah selayaknya kamu mengetahui tentang apa saja komponen potongan gaji karyawan. Apa lagi jika kamu seorang owner atau HRD, hal ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":401,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"rank_math_focus_keyword":"","rank_math_description":"","rank_math_opengraph_description":"","rank_math_title":"","rank_math_opengraph_title":"","rank_math_opengraph_image":"","footnotes":""},"categories":[6],"tags":[8,10,16,14,17,13,9,15],"class_list":["post-393","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-potongan-gaji","tag-bpjs-kesehatan","tag-bpjs-ketenagakerjaan","tag-denda-karyawan","tag-ganti-rugi-karyawan","tag-kredit-konsumtif","tag-payroll","tag-potongan-gaji","tag-unpaid-leave"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/393","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=393"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/393\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6248,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/393\/revisions\/6248"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/401"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=393"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=393"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.programgaji.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=393"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}